ORANG BIASA
Apa yang membuat dirimu
bertahan tuk mencintaiku
sedangkan kau tahu
aku orang biasa yang cuma
punya rasa kasih & cinta
Mengapa tak kau turut saja
keinginan orang tuamu
bukankah dirinya lebih
pantas untukmu dibandingkan
aku yang cuma anak desa
Bukan bukan kutak cinta
bukan pula tak sayang
kepadamu oh kasihku
kutakut kau tak bahagia
Sawah ladang dan cangkul sebagai temanku
hari hari kulalui itulah kehidupanku
kuhargai ketulusanmu
takkan kunodai kesucianmu
Tampilkan postingan dengan label lirik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lirik. Tampilkan semua postingan
Senin, 04 Juni 2012
RINDUKU
hari demi hari ku lewati
tanpa hadirmu di sisiku
saat rindu menghampiriku
jiwa ini begitu terbelenggu
teringat selalu bersamamu malam-malamku
teringat selalu bersamamu dalam malamku
tak terasa ku meninggalkanmu
hati ini pun terasa beku
saat kau tak ada di sampingku
hati ini selalu merasa rindu
teringat indah senyumanmu di wajah
cantikmu
teringat indah senyumanmu di wajah
cantikmu
**
rindu di hatiku ingin selalu bersamamu
saat kau peluk aku, tak ingin ku
melepaskanmu
sayangilah diriku, jangan pernah
melupakanku
cintailah diriku dengan sepenuh hatimu
maafkanlah bila ku jauh darimu
sampai kapan ku harus menunggumu
ku berharap engkau setia menunggu
ku kan selalu untuk setia menunggumu
tanpa hadirmu di sisiku
saat rindu menghampiriku
jiwa ini begitu terbelenggu
teringat selalu bersamamu malam-malamku
teringat selalu bersamamu dalam malamku
tak terasa ku meninggalkanmu
hati ini pun terasa beku
saat kau tak ada di sampingku
hati ini selalu merasa rindu
teringat indah senyumanmu di wajah
cantikmu
teringat indah senyumanmu di wajah
cantikmu
**
rindu di hatiku ingin selalu bersamamu
saat kau peluk aku, tak ingin ku
melepaskanmu
sayangilah diriku, jangan pernah
melupakanku
cintailah diriku dengan sepenuh hatimu
maafkanlah bila ku jauh darimu
sampai kapan ku harus menunggumu
ku berharap engkau setia menunggu
ku kan selalu untuk setia menunggumu
Senin, 05 Maret 2012
IZINKANLAH (impian)
Impian
Jangan kau tangisi…….
Yang telah terjadi.
Anggaplah… hanya mimpi belaka.
Janganlah kau tangisi perpisahan ini.
Barulah kau sesali yang telah terjadi.
Walaupun aku masih ingin bersamamu.
Tapi takdir membuat diri kita berpisah.
Janganlah kau tangisi yang telah terjadi.
Barulah kau sesali yang telah terjadi.
Tak pernah kubayangkan
begini jadinya.
Impian bahagia kini hancur sudah.
Hari yang kulewati hampa tak terasa.
Burung-burung tak lagi
menari dan menyanyi.
Cintaku padamu bagai bunga surya.
Yang tak mungkin layu,
mekar selamanya.
IZinkanlah
Izinkanlah aku
walau sedetik lamanya.
Aku berjumpa sang kekasih.
Walaupun akhirnya
aku harus menderita.
Karena berpisah Sang Kekasih.
Karena ayah bunda tak merestui
cintaku padamu.
Lama, lama…. Tiada bertemu.
Betapa rindunya terasa hatiku.
Doaku padaMU Tuhan, izinkanlah.
Izinkanlah aku
untuk yang terakhir.
Melepaskan rindu
yang lama terpendam.
Doaku padaMU Tuhan, izinkanlah.
Jangan kau tangisi…….
Yang telah terjadi.
Anggaplah… hanya mimpi belaka.
Janganlah kau tangisi perpisahan ini.
Barulah kau sesali yang telah terjadi.
Walaupun aku masih ingin bersamamu.
Tapi takdir membuat diri kita berpisah.
Janganlah kau tangisi yang telah terjadi.
Barulah kau sesali yang telah terjadi.
Tak pernah kubayangkan
begini jadinya.
Impian bahagia kini hancur sudah.
Hari yang kulewati hampa tak terasa.
Burung-burung tak lagi
menari dan menyanyi.
Cintaku padamu bagai bunga surya.
Yang tak mungkin layu,
mekar selamanya.
IZinkanlah
Izinkanlah aku
walau sedetik lamanya.
Aku berjumpa sang kekasih.
Walaupun akhirnya
aku harus menderita.
Karena berpisah Sang Kekasih.
Karena ayah bunda tak merestui
cintaku padamu.
Lama, lama…. Tiada bertemu.
Betapa rindunya terasa hatiku.
Doaku padaMU Tuhan, izinkanlah.
Izinkanlah aku
untuk yang terakhir.
Melepaskan rindu
yang lama terpendam.
Doaku padaMU Tuhan, izinkanlah.
Langganan:
Postingan (Atom)